MACHINE-D BERI WARNA MUSIC INDIE

Di Indonesia perkembangan music indie cukup menggembirakan. Terbukti sampai saat ini telah lahir banyak grup beraliran bebas ini. Yang terkenal diantaranya adalah Mocca, Pure Saturday, White Shoes & The Couples Company, Ballads of the Cliché dan Sore. Karier grup masing-masing juga terus menanjak seiring dengan meningkatnya apresiasi masyarakat pecinta seni mucik terhadap aliran indie. Sebagai contoh karier Mocca semakin menanjak tidak hanya di dalam negeri, tetapi sampai ke Asia. Singapura, Malaysia, Thailand, dan Jepang telah menikmati album mereka. Pada tahu 2005, Mocca menggelar konser di Singapura dan menampilkn The Rock Angels Band.

Aliran musik Indie sebenarnya bukan hal baru, tetapi belakangan ini memang lagi “ngetrend” karena makin berkembangnya kreatifitas pemusik dan meningkatnya apresiasi generasi muda terhadap perkembangan music Indonesia.  Jenis music beraliran bebas ini awalnya mucul di Inggris Raya tahun 1980. Kemudian berkembang hingga gaungnya merebak diseluruh dunia. Dalam perkembangannya Indie melahirkan beberapa grup music  dengan berbagai aliran seperti Jungle Pop, Punk Rock, Post Punk dan Power Pop. Penampilan music Indie hanya menggunakan alat utama berupa Guitar, drumb, bass dan keyboard. Jika personil terbatas malah suara keyboard dan iringan lainnya direkam dulu melalui syntetiser sehingga output nya juga kompak dan sama dengan ketika dimainkan secara manual.

Machine-D lahir dari kreatifitas pemusik asal Temanggung, Jawa Tengah yang berawal dari sebuah grup No Label dengan aliran kebebasan ekspresi dalam pembuatan karyanya. Nama Machine-D melejit setelah pentas di Jakarta dalam sebuah event yang diselenggarakan oleh Radio ternama Sixteenhole. Dalam konser music indie bulan April 2010 tersebut lagu  Big Party dari Machine-D menduduki rangking pertama. Kontan saja dunia maya melalui jejaring internet mengeskpose wajah Machine-D. Mereka para personil Machine-D adalah Dony (vocal+guitar), Bagus Poyeng (bass), Bagus Bogel (drum) semuanya asli “wong Temanggung”. Kebersamaan dan kekompakannya cukup kuat, didukung sang motivator Don Hardono yang selalu mendampingi saat latihan maupun pentas.

Machine-D juga pentas dalam event AVIMA 2010 (Asia Pacific VOICE Independent Music Awards) dan masuk dalam 10 nominalis sebagai The Best Pop / R & B Act.

Kreatifitas personil Machine-D dilandasi dengan kesungguhan untuk berekspresi tanpa dipengaruhi oleh siapapun. Menurut Don Hardono, sesuai namanya, INDIE itu dari Independent, artinya mandiri, semuanya dilakukan sendiri dan bebas berkreasi. Jadi pemusik indie, melakukan record , pengeluaran album dan pemasaran sendiri tanpa produser dari studio-studio rekaman. Machine-D beralamat di kampung Sawahan Kedu Temanggung Contact Person : Don Hardono 081392363585.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: